Sekilas Perjalanan “Warnet” di Kota Batu

Internet

Sebelum “warnet” atau warung internet bertebaran di Kota Batu seperti sekarang ini, jumlah warnet di Kota Batu tidak sampai sepuluh buah. Cikal bakal atau pioner warnet di Kota Batu adalah “BatuNET” yang beralamat di Jl.Diponegoro. BatuNET menjadi pembuka jalan bagi masyarakat kota wisata ini untuk dapat berselancar di dunia maya. Geliat masyarakat untuk berkenalan dengan internet dimulai sekitar tahun 1998 dimana “barang baru” ini mulai dikenal luas meskipun sebenarnya di tempat lain sudah begitu umum.

Selama kurang lebih satu tahun BatuNET menjadi tempat satu-satunya bagi masyarakat Kota Batu untuk mengakses internet. BatuNET seperti hidup sendirian, tanpa teman untuk bersaing. Akibatnya warnet ini selalu penuh pengunjung dari pagi sampai malam hari, bahkan mereka yang datang rela antri menunggu giliran. Tidak ada pilihan lain.

Jaringan Internet

ISP atau Internet Service Provider andalan yang digunakan pada waktu itu adalah TelkomNET Instan dengan kecepatan yang sudah cukup sesuai untuk kebutuhan akses internet pada waktu itu. Situs-situs yang ada juga belum banyak yang menyertakan media streaming atau obyek bergerak yang menggunakan piranti Flash. Untuk mereka yang gemar chatting juga belum banyak yang menggunakan software-software Messenger. Program yang paling banyak digunakan untuk chatting atau ngobrol adalah mIRC. Begitu populernya mIRC ini, hingga menjadi software wajib yang harus tersedia di warnet. Itu pun belum dapat digunakan untuk Voice Chat apalagi untuk Video Chat. Webcam belum ada, bahkan Flashdisk baru satu dua orang yang memiliki. Media penyimpanan yang paling utama adalah disket ukuran 1,44 Mb. Media CD-ROM masih terlampau mahal, bahkan CD-RW masih belum terjangkau. Karena itulah pada saat itu tidak semua warnet menyediakan fasilitas untuk colokan USB (Universal Serial Bus) atau CD kosong. Sistem operasi yang digunakan juga masih menggunakan “Windows 98.” WindowsXP” belum populer dan belum banyak yang menggunakan karena tuntutan spesifikasi komputer yang tinggi. PC atau Personal Computer dengan prosesor Pentium I 233MMX, Memory 64Mb, Hard-Drive 4Gb, adalah standar PC tercanggih yang bisa dimiliki sebelum munculnya era prosesor Pentium II, III dan IV.

Salah satu warnet di Kota Batu tahun 2000-an

Setelah BatuNET menjadi raja selama kurang lebih setahun, lalu mulai muncul warnet-warnet lain seperti UnionNET, disusul KopedaNET, ARA-NET, KawiNET, dan terakhir adalah BPP-NET. Pengguna internet di Kota Batu semakin memiliki banyak pilihan, dan warnet-warnet ini saling bersaing secara sehat karena kebanyakan para pengelola warnet ini sudah saling mengenal dan juga menjadi teman ngobrol dalam mIRC. Keadaan seperti ini bertahan kira-kira empat tahun sebelum akhirnya satu-persatu warnet ini tumbang dan digantikan oleh para generasinya yang lebih muda, canggih, dan tentunya koneksi yang lebih cepat. Tuntutan dari sebuah warnet pun juga makin tinggi seperti harus tersedianya fasilitas Webcam, USB, Headset+Mic, dan CD-RW. Video Chat dan bahkan Game Online yang juga makin marak. Koneksi cepat menjadi tuntutan yang harus dipenuhi karena pengguna internet tidak lagi betah menunggu berlama-lama hanya untuk sekedar membaca Email atau meng-update status di Facebook, Twitter, My Space, Friendster, Multiply dan masih banyak lagi.

Modem Wireless

Sekarang warnet begitu mudah kita temui di Kota Batu, mulai dari kelas kampung sampai yang kelas kakap dengan jumlah bilik mencapai puluhan. Warnet juga bukan lagi menjadi satu-satunya pilihan untuk berselancar di dunia maya sejak banyaknya area Hot-Spot atau modem-modem wireless seukuran korek api dengan harga yang semakin murah. ISP juga makin banyak, hingga terkadang masyarakat dibuat bingung untuk memilih ISP terbaik dan terjangkau. Akhirnya, apapun tujuan kita dalam mengakses internet, dunia maya semakin menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Anda membaca artikel ini pun juga karena tersedianya media yang disebut Internet atau International Network.

***

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

WP-SpamFree by Pole Position Marketing